Cara Merawat Bayi Kucing Baru Lahir: Dari Jenis Kampung Hingga Persia

Mendapati kucing kesayangan Anda melahirkan, pasti rasanya senang sekali karena anggota “keluarga” jadi bertambah. Supaya tumbuh kembang bayi tersebut bisa maksimal, Anda perlu tahu cara merawat kucing baru lahir berdasarkan jenis kucingnya. Beda jenis kucing, cara perawatannya juga berbeda jadi jangan disamakan ya! Pastikan dulu apa jenis kucing yang Anda pelihara, lalu sesuaikan dengan informasi di bawah ini. Ingat! Lakukan dengan tepat, agar kitten kesayangan Anda tumbuh jadi kucing yang sehat, menggemaskan dan pintar!

Cara Merawat Bayi Kucing Kampung

Kucing kampung adalah jenis kucing campuran yang ras aslinya sangat variatif, jumlah kucing ini di dunia mencapai 90 persen lebih. Untuk merawat bayi kucing jenis ini, tidak terlalu sulit terutama yang masih Anda pelihara bersama induk si bayi. Bagaimana caranya?

  • Biarkan Bersama Induk

Ketika bayi kucing ini baru lahir, Anda jangan memisahkannya langsung dengan si induk. Biarkan mereka tetap bersama sebab bayi kucing masih butuh susu intensif dari induk, begitu juga kehangatan saat beristirahat.

Paling tidak, mereka harus dibiarkan bersama hingga bayi kucing berusia satu bulan. Setelah itu Anda bisa merawatnya secara terpisah, lalu mulai mengajarkan kemandirian hingga mengasah kecerdasan otaknya.

  • Susu Tambahan

Sebenarnya susu dari induk kucing sudah cukup bagi bayinya, tapi ketika anak yang dilahirkan tergolong banyak maka Anda bisa membantu memenuhi asupan gizi bayi kucing dengan susu khusus kucing.

Anda bisa mendapatkan susu tersebut di petshop yang menjual berbagai perlengkapan dan nutrisi kucing.

  • Makanan Cair

Hingga usia bayi kucing dua minggu, susu adalah asupan utama yang bisa diberikan. Setelah itu, Anda bisa menambahkan makanan untuk si bayi agar pertumbuhannya semakin maksimal dan kebutuhan gizinya terpenuhi.Makanan yang bisa diberikan adalah makanan kucing basah, dengan cara pemberian dilarutkan dengan sedikit air, untuk memudahkan bayi kucing menelan dan mencerna makanan tersebut.

Baca Juga: Cara membuat Jamu Merpati balap

  • Tempat Hangat

Pastikan bayi kucing berada di tempat yang hangat bersama induknya. Bisa berupa kandang khusus yang dialas dengan kain handuk. Atau di sudut ruangan menggunakan kardus yang dialas juga dengan kain berbahan nyaman.

  • Mandikan

Jangan memandikan bayi kucing hingga usia sekitar dua minggu, setelah itu Anda bisa mulai memandikannya dengan membersihkan bulu kucing menggunakan tisu yang sudah dibasahkan. Bisa juga dengan menggunakan handuk yang sudah diberi air hangat.

Lakukan berkala, untuk memastikan bulu kucing tidak mengeras akibat terkena tumpahan susu.

Cara Merawat Bayi Kucing Anggora

Jika dibandingkan dengan bayi kucing kampung, bayi kucing Anggora tergolong cukup rentan ketika baru lahir. Makanya perlu perlakuan khusus, supaya daya tahan tubuh dan pertumbuhannya tidak terganggu. Bagaimana perawatannya?

  • Susu Intensif

Biarkan anak kucing Anggora mendapatkan susu ekslusif dari induknya hingga usia sekitar tiga minggu, tanpa pemberian makanan tambahan. Ini merupakan salah satu kunci agar si bayi tumbuh sehat.Ketika Anda memaksakan memberi makanan, akan berimbas pada masalah pencernaan bayi kucing tersebut. Jika tidak ditangani maksimal, bisa-bisa berujung pada kematian. Tentunya Anda tak ingin hal itu terjadi bukan?

  • Tempat Nyaman dan Hangat

Anda perlu menyediakan kandang yang hangat untuk bayi kucing ini, terutama ketika induknya sudah tidak ada. Caranya dengan memberikan alas yang hangat, bahan kandang yang nyaman, hingga pencahayaan yang maksimal.Gunanya agar suhu tubuh kucing tersebut tetap stabil karena bayi kucing ini belum bisa mengontrol sendiri suhu tubuhnya walaupun sudah punya bulu yang cukup lebat.

cara merawat bayi kucing baru lahir
cara merawat bayi kucing baru lahir
  • Makanan dan Sayur

Memasuki usia bayi tiga minggu ke atas, Anda sudah bisa memberikan bayi kucing ini makanan tambahan. Pastikan teksturnya basah dan diberikan menggunakan pipet agar si bayi tidak kesulitan mengkonsumsinya. Makanan basah ini bisa dibeli di petshop, kemudian Anda ambil sedikit dan rendam pada air hangat hingga larut.Selain makanan basah, Anda juga bisa menambahkan sayuran untuk menyempurnakan gizi yang dibutuhkan tubuhnya.

Baca Juga: cara merawat anak kucing yang baru lahir

  • Mandi

Proses memandikan bayi kucing ini, juga harus memastikan usianya sudah di atas satu bulan. Sebelum itu, Anda cukup membersihkan bulunya menggunakan kain basah. Ketika sudah bisa mandi, pastikan menggunakan shampo khusus bayi kucing supaya kulitnya tidak mengalami iritasi.

  • Pemberian Vaksin

Jangan abaikan untuk memberikan vaksin yang tepat untuk bayi kucing anggora Anda. Semakin lengkap vaksin akan semakin baik pertumbuhan dan daya tahan tubuhnya terhadap berbagai penyakit.Konsultasikan dengan dokter hewan terkait jenis vaksin terbaik sesuai dengan kondisi bayi kucing tersebut. Sehingga manfaatnya bisa dirasakan untuk kesehatan jangka panjangnya.

Cara Merawat Bayi Kucing Persia

Merawat bagi dari jenis kucing Persia, tidak jauh beda dengan Anggora. Hanya saja Anda juga perlu memastikan bahwa kondisi induknya sehat. Sebab, sebulan pertama bayi tersebut sangat bergantung pada induknya untuk mendapat gizi melalui susu kucing eksklusif.

Ketika induk kucing tersebut tidak sehat, akan sangat rentan menular pada bayi yang baru lahir melalui kontak langsung maupun susu yang mereka konsumsi.

Anda juga harus memastikan kondisi tempat mereka beristirahat sangat nyaman, karena akan berdampak pula pada perkembangan dan kesehatannya. Anda bisa membuatkan kandang khusus, dengan luas yang proporsional. Jadi, selain beristirahat bayi kucing yang mulai aktif bisa sekaligus bermain-main dan melakukan berbagai aktivitas disana.

Sudah puas dengan informasi seputar cara merawat kucing baru lahir di atas? Anda tinggal memilih cara yang sesuai dengan jenis kucing yang dipelihara. Supaya, bayi kucing tersebut tumbuh dengan sehat dan menjadi teman bermain Anda dan keluarga di rumah.